Babinsa Kebonsari bersama warga memperkuat toleransi melalui pelatihan UMKM, pertanian, dan pengelolaan sampah lingkungan. (Foto : ist)
Malang, jatimreport.com – Kerukunan antar umat beragama tidak cukup hanya mengandalkan sikap toleransi. Masyarakat juga perlu membangun kebersamaan melalui kegiatan produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga.
Semangat tersebut mewarnai kegiatan Forum Kerukunan Antarumat Beragama di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (4/11/2026).
Babinsa Kebonsari Koramil 0833-04/Sukun, Peltu Yoto, yang hadir dalam kegiatan tersebut mendukung berbagai program pemberdayaan dengan melibatkan masyarakat dalam memperkuat kerukunan sekaligus mengembangkan potensi lingkungan.
Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
Forum tersebut menghadirkan sejumlah pelatihan keterampilan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Materinya meliputi strategi membangun branding produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), budidaya tanaman tebu dan cabai, serta pengelolaan sampah lingkungan.
Sehingga, melalui pelatihan tersebut, warga mendapat kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan kemampuan secara mandiri.
Program ini juga mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lokal sebagai peluang ekonomi. Warga dapat mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan ini mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang agama dalam suasana kebersamaan.
Babinsa Ajak Warga Rawat Toleransi
Peltu Yoto menegaskan bahwa masyarakat perlu menjaga kerukunan antar umat beragama melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, perbedaan keyakinan tidak menghalangi masyarakat untuk bekerja sama dan membangun lingkungan yang lebih baik.
“Perbedaan bukan menjadi penghalang untuk bersama-sama membangun lingkungan. Justru melalui kebersamaan, gotong royong, dan saling menghargai, kita bisa menciptakan masyarakat yang rukun, mandiri, dan sejahtera,” ungkap Peltu Yoto.
Ia juga mengajak warga menerapkan ilmu dari setiap pelatihan agar program pemberdayaan memberikan manfaat jangka panjang.
Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat
Kehadiran Babinsa dalam forum tersebut menunjukkan dukungan TNI terhadap kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan toleransi di lingkungan masyarakat.
Melalui pendampingan dan komunikasi bersama warga, Babinsa turut mendorong terciptanya hubungan harmonis antarelemen masyarakat.
Peltu Yoto berharap masyarakat Kebonsari terus mengembangkan semangat gotong royong dan menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Kerukunan yang tumbuh melalui kegiatan positif diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, produktif, dan sejahtera. (Lee)






