Polresta Malang Kota melalui Poliran dampingi pengangguran meningkatkan keterampilan dan membuka peluang kerja. (Foto : ist)
Malang, jatimreport.com – Polresta Malang Kota terus memperkuat program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) untuk membantu masyarakat memperoleh pekerjaan dan meningkatkan kemandirian ekonomi. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS meminta seluruh jajarannya aktif mendampingi warga sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi persoalan pengangguran.
Melalui program ini, Kombes Danang mendorong anggota kepolisian agar tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga berperan dalam pemberdayaan ekonomi warga.
Arahan tersebut menyasar seluruh personel, mulai pejabat utama, kapolsek jajaran hingga Bhabinkamtibmas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Poliran Fokus Tingkatkan Keterampilan dan Akses Kerja
Kombes Danang menjelaskan, Poliran menyasar masyarakat usia produktif yang belum memiliki pekerjaan, warga kurang mampu, serta mantan pengguna narkoba yang telah menjalani rehabilitasi.
Program tersebut juga menjangkau masyarakat perkotaan maupun pedesaan yang membutuhkan pelatihan dan kesempatan kerja.
Menurutnya, persoalan pengangguran membutuhkan langkah konkret. Karena itu, anggota Polresta Malang Kota perlu membantu warga mengenali potensi diri, meningkatkan kompetensi, hingga mendapatkan akses pekerjaan.
“Poliran bukan sekadar program kepolisian untuk menjaga keamanan. Kami ingin hadir membantu masyarakat memperoleh keterampilan dan kesempatan kerja,” ungkap Kombes Danang, Kamis (5/11/2026).
Ia menjelaskan, anggota dapat memulai pendampingan melalui pendataan warga pencari kerja dan pemetaan kemampuan masing-masing.
Selanjutnya, polisi dapat mengarahkan masyarakat mengikuti pelatihan keterampilan, pengembangan kemampuan nonteknis (soft skill), hingga mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan.
Polresta Malang Kota juga mendorong kolaborasi bersama pemerintah, Balai Latihan Kerja (BLK), dan dunia usaha agar materi pelatihan sesuai kebutuhan pasar kerja.
Gandeng P4MI Cegah Penipuan Lowongan Kerja
Polresta Malang Kota mulai menerapkan pendekatan tersebut melalui kolaborasi dengan Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Kota Malang.
Pada 29 Oktober 2026, jajaran Polresta menggelar sosialisasi di Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing.Kegiatan tersebut memberikan informasi mengenai pelatihan kerja, peningkatan kompetensi, serta prosedur bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi.
Kolaborasi ini sekaligus membantu masyarakat mengenali modus penipuan lowongan kerja dan mencegah perekrutan pekerja migran secara nonprosedural.
Pemberdayaan Ekonomi Ikut Perkuat Kamtibmas
Kombes Danang juga memberikan perhatian khusus kepada mantan pengguna narkoba yang telah menyelesaikan rehabilitasi, tetapi belum mendapatkan pekerjaan.
Menurutnya, kesempatan kerja dan pendampingan ekonomi dapat membantu mereka membangun kehidupan yang lebih baik sekaligus mencegah risiko kembali menyalahgunakan narkoba.
“Polresta Malang Kota memberikan perhatian kepada mantan pengguna narkoba yang telah menjalani rehabilitasi agar dapat kembali produktif dan tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.
Kombes Danang menilai, peningkatan kesejahteraan masyarakat memiliki hubungan erat dengan stabilitas keamanan lingkungan.
Ketika masyarakat memiliki keterampilan, pekerjaan, dan penghasilan yang lebih baik, mereka memiliki peluang lebih besar untuk membangun kehidupan mandiri.
Karena itu, ia mengajak pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi melalui semangat Polri Bersama Masyarakat.
Dengan demikian, Poliran tidak hanya membantu masyarakat keluar dari persoalan pengangguran, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan yang produktif, sejahtera, aman, dan kondusif. (Lee)






