Cegah Kecelakaan, Polisi Beri Peringatan Keras kepada Siswa SMP

Satlantas Polresta Malang mengedukasi pelajar tentang bahaya alkohol, narkotika, dan balap liar di jalan raya. (Foto : ist)

Malang, jatimreport.com – Satlantas Polresta Malang Kota mengajak pelajar membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini. Polisi mengingatkan bahaya alkohol, narkotika, hingga aksi balap liar yang dapat memicu kecelakaan di jalan raya.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan dan Polisi Peduli Sekolah, Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Rio bersama Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) mengunjungi SMP Negeri 22 Kota Malang, Senin (2/11/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan edukasi keselamatan berkendara sekaligus sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2026.

Tanamkan Kesadaran Keselamatan Sejak Sekolah

Kompol Rio menjelaskan, kunjungan ke sekolah menjadi langkah preventif untuk membangun kedisiplinan pelajar dalam berlalu lintas.

Menurutnya, pelajar perlu memahami aturan jalan raya sekaligus mengenali risiko setiap pelanggaran yang dapat mengancam keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.

“Melalui Polisi Peduli Pendidikan dan Polisi Peduli Sekolah, kami membangun kesadaran pelajar agar lebih disiplin, memahami aturan, dan menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban,” jelas Kompol Rio.

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Rio juga menyosialisasikan Operasi Patuh Semeru 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Beri Hadiah Helm, Ajarkan Cara Pemakaian

Satlantas mengemas edukasi secara interaktif agar para siswa lebih mudah memahami materi. Kompol Rio mengajak siswa menjawab sejumlah pertanyaan seputar keselamatan berlalu lintas.

Polisi memberikan helm keselamatan kepada siswa yang berani maju dan berhasil menjawab pertanyaan. Hadiah tersebut sekaligus mengingatkan pentingnya penggunaan helm untuk mengurangi risiko cedera saat kecelakaan.

Selanjutnya, Bripka Ratih memperagakan cara menggunakan helm secara benar. Ia menjelaskan pemilihan helm berstandar keselamatan, posisi helm yang tepat, hingga pemasangan tali pengikat agar helm tidak mudah terlepas.

Alkohol dan Narkotika Ganggu Konsentrasi

Kanit Kamsel Iptu Juana kemudian mengingatkan siswa agar mematuhi rambu, marka jalan, serta menggunakan perlengkapan keselamatan ketika berkendara.

Ia juga menyoroti bahaya alkohol dan narkotika bagi pengendara. Kedua zat tersebut dapat mengganggu konsentrasi, memperlambat respons, serta mengurangi kemampuan seseorang mengendalikan kendaraan.

“Pelanggaran lalu lintas bukan persoalan sepele. Apalagi berkendara di bawah pengaruh alkohol maupun narkotika. Kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan karena kemampuan berkonsentrasi dan merespons situasi jalan menjadi terganggu,” tegas Juana.

Juana menambahkan, kecelakaan lalu lintas tidak hanya mengancam pelaku pelanggaran. Pengguna jalan lain yang tidak bersalah juga berpotensi menjadi korban.

Dampaknya pun dapat menjangkau keluarga korban, mulai dari penderitaan fisik dan psikologis hingga beban ekonomi.

Ajak Pelajar Tolak Balap Liar

Karena itu, Juana mengajak para siswa menjauhi alkohol dan narkotika serta membangun kebiasaan tertib berlalu lintas.Ia juga meminta pelajar saling mengingatkan agar tidak melakukan tindakan berbahaya, seperti berkendara ugal-ugalan, berboncengan melebihi kapasitas, hingga mengikuti balap liar.

Polresta Malang Kota terus menjalankan program Polisi Peduli Pendidikan dan Polisi Peduli Sekolah untuk memperkuat kemitraan dengan lingkungan pendidikan.

Selain mengunjungi sekolah, Satlantas juga rutin memberikan edukasi Kamseltibcarlantas setiap Senin. Polisi turut mengenalkan keselamatan berlalu lintas kepada peserta didik PAUD hingga sekolah dasar melalui kegiatan kunjungan atau outing class di Polresta Malang Kota.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Satlantas berharap para pelajar mampu menerapkan disiplin berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari.

Polisi juga mendorong siswa menjadi pelopor keselamatan dengan mengajak keluarga dan teman sebaya menghindari perilaku berisiko di jalan raya. (Lee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *