Hari Ketiga, Api TPA Supit Urang Menurun

Petugas fokus memadamkan titik api yang masih menyala di zona old landfill Supit Urang. (Foto : ist)

Malang, jatimreport.com – Tim gabungan terus berjibaku menangani kebakaran TPA Supit Urang, Kota Malang, yang memasuki hari ketiga, Jumat (23/10/2026). Jumlah titik api mulai berkurang, tetapi petugas masih menghadapi titik panas dengan intensitas tinggi di zona old landfill.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan, mengatakan petugas kini memusatkan pemadaman di sisi tengah old landfill. Kepulan asap tebal dan pekat masih muncul dari kawasan tersebut.

Menurut Pandu, zona new landfill sisi timur menunjukkan perkembangan cukup signifikan. Petugas hanya menemukan sedikit titik api, meski sejumlah kepulan asap masih menandakan keberadaan titik panas di bawah tumpukan sampah.

Sementara itu, intensitas api di sisi barat-selatan old landfill yang berbatasan langsung dengan Desa Jedong, Kecamatan Wagir, juga mulai menurun.

“Untuk kondisi di old landfill sisi barat selatan yang berbatasan langsung dengan Desa Jedong, Kecamatan Wagir, sudah terjadi penurunan intensitas titik api, namun masih ditemukan titik panas di beberapa titik,” kata Pandu, Jumat pagi.

Delapan Armada Fokus di Old Landfill

Petugas kini memprioritaskan penanganan di bagian tengah old landfill karena titik api masih menunjukkan intensitas tinggi. Tim gabungan mengerahkan delapan kendaraan pemadam dan penyuplai air ke lokasi tersebut.

Armada itu terdiri atas tiga unit Damkar Kota Malang, dua unit penyuplai air dari Kementerian PUPR, satu unit penyuplai Damkar Kabupaten Malang, serta dua kendaraan Damkar militer.

“Untuk konsentrasi tim pemadam saat ini dikerahkan kekuatan di sisi tengah zona old landfill,” jelas Pandu.

Tim pemadam tetap menggunakan teknik injeksi pada hari ketiga. Petugas menyemprotkan air hingga masuk ke bagian dalam gunungan sampah untuk menjangkau titik panas yang tersembunyi.

Tim juga mengoperasikan ekskavator untuk mengurai tumpukan sampah. Langkah tersebut membantu petugas membuka bagian yang masih menyimpan panas sekaligus mempercepat proses pemadaman.

Titik Api Tak Meluas

Berdasarkan informasi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, zona old landfill memiliki luas sekitar delapan hektare. Sementara zona new landfill mencakup area sekitar enam hektare.

Pandu memastikan titik api tidak meluas hingga hari ketiga. Kondisi tersebut memberi perkembangan positif dalam upaya tim gabungan mengendalikan kebakaran.“Alhamdulillah tidak ada perluasan titik api,” pungkasnya. (Lee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *