Kota Malang, Jatimreport.com– PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya mengoperasikan satu rangkaian kereta api tambahan dari Stasiun Malang menuju Stasiun Gambir, Jakarta, pada Minggu (6/9) malam. Langkah darurat ini diambil untuk mengakomodasi lonjakan permintaan masyarakat menyusul penutupan sejumlah bandara imbas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung sejak Sabtu (5/9).
Kereta tambahan tersebut dijadwalkan bertolak dari Stasiun Malang pukul 20.15 WIB. Rangkaian yang terdiri atas tujuh kereta kelas eksekutif ini menyediakan total 350 tempat duduk bagi para calon penumpang.

Manajer Humas KAI Daop 8, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa penambahan jadwal ini merupakan bentuk kesiapsiagaan perseroan dalam memastikan akses transportasi publik tetap berjalan. “Kami terus memantau kebutuhan perjalanan masyarakat dan menyiapkan layanan yang sesuai dengan kondisi operasional di lapangan. Setiap pengaturan perjalanan dilakukan dengan memperhatikan kesiapan sarana, prasarana, serta aspek keselamatan,” ujar Mahendro dalam siaran pers yang diterima pada Minggu malam.

Sepanjang proses perjalanan, KAI menjamin keselamatan dan kenyamanan pelanggan menjadi prioritas utama di tengah situasi darurat dampak bencana alam yang melumpuhkan moda transportasi udara.
Mahendro mengimbau seluruh pelanggan untuk mempersiapkan perjalanan secara matang serta memastikan informasi terkini melalui kanal-kanal resmi, seperti aplikasi Access by KAI, situs web perusahaan, maupun media sosial dan layanan pelanggan KAI yang terverifikasi.(Lee)




