NPC Kabupaten Malang memberangkatkan 11 atlet atletik, membidik dua hingga tiga emas pada Peparprov Jatim 2026 di Surabaya. (Foto : istimewa)
Malang, jatimreport.com – National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Malang memberangkatkan 11 atlet untuk berlaga pada Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jawa Timur 2026. Kontingen tersebut akan bertanding di cabang olahraga atletik yang digelar di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), 18–19 September 2026.
Para atlet Kabupaten Malang akan turun di sejumlah nomor atletik, mulai dari lari, lompat jauh, lempar lembing, lempar cakram, hingga tolak peluru. Pertandingan berlangsung di Lapangan Atletik Oentoeng Poejadi Unesa.
Wakil Ketua NPC Kabupaten Malang, Eris Efendi, mengatakan persiapan telah dilakukan sejak sekitar dua bulan sebelum Peparprov berlangsung. Menurutnya, seluruh atlet menunjukkan antusiasme tinggi selama menjalani latihan. “Alhamdulillah untuk persiapan kami sudah cukup matang karena dari sebelum dua bulan menjelang Peparprov Jawa Timur kami sudah persiapan. Dan alhamdulillah juga teman-teman semangatnya sangat antusias dan sangat tinggi sekali,” ujar Eris seusai pelepasan kontingen di halaman Pendopo Kabupaten Malang, Jumat (18/9/2026).
Dengan persiapan tersebut, NPC Kabupaten Malang membidik dua hingga tiga medali emas dari cabang atletik. Target itu disusun berdasarkan hasil latihan dan kesiapan fisik para atlet menjelang pertandingan. “Target kami dua sampai tiga emas. Itu melihat dari persiapan latihan dan kondisi fisik atlet yang sudah kami siapkan,” tandasnya.
Sebelum keberangkatan, pengurus NPC Kabupaten Malang juga berkoordinasi dengan Bupati Malang HM Sanusi untuk menyampaikan keberangkatan kontingen sekaligus meminta dukungan bagi para atlet.
Dukungan pemerintah daerah dinilai penting untuk memperkuat pembinaan olahraga prestasi, termasuk bagi atlet penyandang disabilitas.
Dengan membawa 11 atlet, NPC Kabupaten Malang berharap Peparprov Jatim 2026 menjadi momentum untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membuka peluang bagi atlet menuju kompetisi di jenjang yang lebih tinggi.(Lee)












